Perang Billboard : Bebas vs Simpati

Thursday, February 14, 2008


Foto ini saya dapat dari sebuah milis. Benarkah ? Atau sekedar viral marketing ? Atau memang benar ada dan digunakan sebagai materi viral marketing ? Apapun, tetap saja ini merupakan langkah viral marketing yang cerdas. Karena materi seperti inilah yang rela disebarluaskan oleh penerima email ke email yang lain, termasuk saya yang rela memuatnya di blog :-)


posted by Andrias Ekoyuono (andri)
for Inspirasi dan Studi Kasus Marketing Indonesia

6 comments:

LiSan Skywalker said...

Semua bilang paling bagus, paling murah, paling bagus, ahhhhh pusinkk...
0.1 per detik juga ada syarat dan ketentuan berlaku tuh, banyak yang tidak tau dan kejebak..

Totok Sugianto said...

semuanya berlomba menyembunyikan syarat dan ketentuannya. kesannya bener2 murah... padahal musti baca dulu ketentuan berlakunya hehehe...

PHY said...

ini termasuk red ocean atau blue ocean sih ? kok kesannya saling menjatuhkan ya? hahaha...

bayu.an said...

inilah akibat kalo terjebak dalam perang harga, keduanya kini seolah perang berdua...dari mulai iklan yg BTL atau ATL keduanya perang secara "face to face"...
Jadi, kalau gini siapa yang untung ?

mZ.anGgIe said...

wah...lucu juga yah liatnya...
terang-terangan bgt tuh ngejatohinnya..
itulah persaingan..
sapa yang kuat dy yg menang..
nah dari kasus ini sapa yang menang yah??hahaha...

btw..slm kenal..:)

Anonymous said...

Bukan hanya perang bilboard, iklan ATL juga makin kenceng. yg jelas banyak pihak yg akan "kebagian rezeki",,mulai dari iklan di media,digital printing (semakin parah perang iklan, makin sering ganti materi utk bilboard), sampek negara kita tercinta (pajak..pajak...)
Salam kenal
Liana