Cinta Laura, Sebuah Diferensiasi

Monday, February 11, 2008

Cinta Laura Kiehl atau lebih sering disebut Cinta Laura (baca : Cincha Lawra) adalah aktris muda yang mulai dikenal publik. Cantik sih iya, tapi bukan itu yang membuatnya menjadi terkenal. Cinta Laura dikenal karena logat bahasa Indonesianya yang tidak lancar, alias masih bercampur dengan bahasa Inggris. Berikut sebagian kutipan kata-katanya yang dimuat di wiki cahandong dan banyak berseliweran di milis.

  • "ichu bechul"
  • "kata mama aku, perfume itu wanginya gak longlasting. ..jadi mendingan kasi bracelet from platina"
  • "Aku pengen ke America atau ke England kalau udah masuk ke university. Kalau di England pengen ke Oxford, kalau di America pengen ke Harvard atau Yale atau Princeton"
  • "Banyak orang-orang yang ikut dunia entertainment langsung drop out of school, itu menurut aku that's really really stupid. Soalnya mereka nggak pikirin long term"
  • "aku gak suka dengan istilah boyfriend..aku lebih suka disebut teman dekat..teman buat punching, running,lari lari kecil ..."
  • "Not all beautiful people bisa menjadi famous"
  • "Bahasa Indonesia saya buruk sekali, jadi Cinta will be going to Australia to improve Bahasa Indonesia Cinta "
  • "udah ujan,becek,gak ada ojek...."
Sebenarnya dari kasus terangkatnya nama Cinta Laura ini, kita bisa mengambil pelajaran tentang pentingnya diferensiasi. Di tengah makin banyaknya artis, adalah penting untuk memiliki sebuah diferensiasi yang unik. Dalam hal Cinta Laura ini, diferensiasinya terletak pada cara berbicaranya. Kemudian diferensiasi ini harus dikomunikasikan, entah dengan iklan maupun dengan Public Relation ( PR ). Manajemen MD Entertainment yang "mengambil" Cinta Laura untuk sinetronnya cukup cerdik menggunakan PR, terlihat dari kencangnya pemberitaan tentang Cinta ini di berbagai infotainment ketika sinetron "Cinderella" mulai ditayangkan. Sehingga publik dapat mengidentifikasi perbedaannya dengan artis-artis lain. Bukan tidak mungkin, berbagai forward di milis yang berisi kata-kata khas Cinta juga merupakan pekerjaan PR mereka :-) Tentu perlu ditunggu bagaimana langkah manajemen Cinta Laura untuk memanfaatkan momentum ini agar popularitasnya tidak lekas redup.

Different is Better then Better

When you make something that works a little better, you're playing the same game, just keeping up with the status quo. When you make something different, on the other hand, you're trying to change the game.

(Seth Godin)

Kita semua tahu, Cinta Laura bukan seorang artis yang kualitas aktingnya bisa dibandingkan dengan Dian Sastrowardoyo atau Wulan Guritno misalnya. Jadi harus dicari differensiasi yang membuatnya berbeda dengan artis-artis lain. Pelajaran ini berlaku bukan hanya untuk personal brand, tapi juga bagi product brand. Differensiasi produk akan menjadi senjata utama dalam persaingan yang kian ketat. Menurut Hermawan Kertajaya, differensiasi bisa pada content (isi produk) maupun context (bagaimana menawarkannya). Yang tidak kalah penting ada mengkomunikasikan differensiasi itu kepada target market secara tepat, sehingga target market bisa memahami perbedaannya dan menganggap perbedaan itu sebagai benefit bagi mereka.

What do you think ?

posted by Andrias Ekoyuono ( andri )
for Inspirasi dan Studi Kasus Marketing Indonesia
picture taken from here

8 comments:

Hedi said...

saya melihatnya justru dari sisi konsumen (kalo kita bahasnya dari paham marketing), dia muncul dan terkenal karena kebetulan banyak orang kita seneng yg model gitu, yg ngomongnya belepotan :D

Novee said...

ga papa lah... keliatan nya anak nya baik. Buat saya siy dia unik & beda dari yg ada. Yg kaya gini biasanya justru laku.

B-a-r-r-y said...

Kalau bahasa itu bisa diperbaiki. Contoh konkrit adalah Mr. Arnold (Governor California). Logat kental yang kadangkala sulit dimengerti sekarang sudah tidak terlalu menjadi kendala. Yang paling penting disini adalah fokus.

Apa yang Cinta Laura bisa? Nah, disitulah marketing harus berusaha untuk membuat brand. Wajah cantik dan bahasa "aneh" bisa dipakai sebagai pembuka, namun konsumen akan belajar akan apa yang mereka inginkan. Jika aktingnya tidak berubah untuk menjadi yang baik maka orang pun akan berpaling mencari artis "baru" lain.

Andi Primaretha said...

Ngefans bangeet cinta Laura..

Hmm, ada beberapa yang sengaja ngeledek,iri tuh padahal :)

pas banget katan2nya dipake sekarang, udah ujan, becek, ga ada ojek.. hehe..

andri said...

#hedi
semoga itu adalah hasil consumer insight :-D

#novee
wah tau juga ya kalo dia orang baik, kenal dimana ? boleh dong dikenalin

#b-a-r-r-y
yups, masalahnya bagaimana membuat momentum ini akan terus berefek positif

#andi
bener, harusnya tambah banjir (baca : banchir ) hihihihi

Arko said...

Kok saya kurang suka sih saya Cinta Laura.. Emang ada yg ngefans sm dia? Kyk ndak ada yg lain aja tohh.

Btw salam kenal ya mas Andri..
http://kanadianto.wordpress.com

Totok Sugianto said...

ciri khas yg semua orang tahu ini membuat dia cepat terkenal. karena siapa lagi yg memiliki logat bicara unik kalo bukan cintya lawra (mbacanya mengikuti logat cinta laura) :D

ika said...

haha itu orang bener2 jadi fenomena ya sekarang,,hehe