Dimana "Suara" Situs Pertemanan Indonesia ?

Wednesday, January 02, 2008

Salah satu hal yang menonjol dari generasi Web 2.0 adalah munculnya web social networking atau situs pertemanan yang ternyata menjadi aplikasi yang disukai oleh banyak orang di dunia termasuk netter Indonesia. Situs pertemanan yang cukup dikenal di Indonesia antara lain Friendster, Facebook, Orkut, Hi5, LinkedIn, MySpace, dan lain-lain. Selain itu ada berapa situs lokal karya anak negeri sendiri seperti Temanster dan Fupei . Namun somehow situs-situs lokal tersebut masih kalah populer di Indonesia dibanding situs pertemanan global, CMIIW. Padahal seharusnya orang kita sendirilah yang lebih mengerti keiinginan dan kebutuhan orang Indonesia.

Nah, kira-kira kenapa situs pertemanan lokal belum ada yang mampu menandingi situs pertemanan global ? Adakah kebutuhan dan keiinginan orang Indonesia yang belum terakomodasi oleh situs pertemanan global ?

what do you think ?

posted by Andrias Ekoyuono ( andri )
for Inspirasi dan Studi Kasus Marketing Indonesia
picture taken from here

19 comments:

ika said...

mmm mungkin karena yang bikinan anak negeri kurang bisa memenuhi keinginan dari netter negeri sendiri, mungkin karena dah terbiasa ama yang bikinan luwar, so jadi agak2 kecewa karena fitur2 yang ditawarkan masih belum memuaskan 'hasrat' netter negeri sendiri,,,

LiSan Skywalker said...

Wah saya aja baru tau ada temanster hohohoho kok aku tidak tahu ^o^. Well mungkin benar kata Ika karena fitur-fiturnya kurang canggih dan kurang promosi makanya tidak beken. Menurut saya, Frenster aja sudah kurang. Sekarang lagi iseng ke Fesbuk ^o^

Mr. Strategy said...

Dalam arena social site, biasanya first mover akan punya peluang yang jauh lebih besar untuk menang (kecuali late follower-nya punya something yang much better). Kalau tidak....ya habis.

Dalam arena ini, boundary juga tidak relevan...Fupei ya juga harus head-to-head dengan Myspace misalnya. Global competition. Jadi agak susah juga melawan big guys.

venus said...

iya, kenapa ya mas? aku juga ga ngerti....

selamat taun baruuu..

sharon said...

Mungkin karena mereka ga promo sekuat yang lain. Secara kalau make situs pertemanan itu kan nular. Kalau penularnya ga kuat, mana mungkin ada yang tertular. Lagian, situs ini juga diharapkan bisa menghubungkan kita dengan teman2 di luar negeri... Kalau tenyata situs pertemanannya susah diakses dari dalam negeri, ya mana enak....

Ancilla said...

selamat tahun baru...

kalau menurut saya si, selain karena masalah me-too-product, dimana follower kalau tidak bisa mengebrak dengan sesuatu yang unik dari yang pertama....

juga karena aspek global-nya. internet adalah channel yang bisa diakses oleh seluruh manusia di dunia ini. jadi kalau memang mau membuat situs komunitas sebaiknya mempertimbangkan aspek ini juga.

kalaupun mau membuat versi lokal, harus uniklah. kalau sama aja, ngapain?

sebenarnya menurut saya, kadang ada kecenderungan bagi kita untuk meniru daripada menciptakan. hehehe...

andri said...

#all
Dari pendapat rekan2 disini nampaknya masalahnya adalah pada belum adanya keunikan atau perbedaan situs pertemanan lokal dibanding yang global. Kira-kira apa sih yang unik ? Ada pendapat lain ?

kaitokid said...

promo bung!! seperti kata sharon, promomya kurang greget. Coba kalau situs2 jejaring sosial buatan lokal berani pasang iklan di media2 cetak or elektronik dengan space yang gila2an, pasti banyak yang tertarik untuk mengunjunginya. Seperti fenomena Firefox yang berani pasang iklan gede2an di negaranya sana.

Totok Sugianto said...

kalau menurut saya situs2 lokal kalah dalam strategi branding image dengan situs social networking dari luar. coba saja tanyakan pada anak seumuran ABG siapa yang tak kenal friendster :D jadi sosialisasi situs lokal kita sangat kurang greget, mungkin lagi2 masalah modal kali :)

totoks.com

Ancilla said...

kalau bahasa marketingnya, mungkin positioning yang masih kurang jelas...

tampaknya sekedar "melu wae", nebeng tenar... dari namanya pun terkesar ikut-ikut...

features-nya, sasarannya dan yang paling penting menurutku si differentiation-nya... hehehe.. tapi kali loh, karena saya bukan ahli marketing :p

ronny said...

Cuman bantu sebarin kompetisi Pass The Torch dari sini http://simurl.com/fetcez

Suryo Sucipto said...

Kalau saya lihat salah satunya adalah masalah momentum.. saat situs pertemanan lokal dibuat, sebagian besar orang indonesia sudah tergabung ke friendster...

tapi di US lebih populer MySpace, dan India punya situs pertemanan lokal yang sangat populer, apakah mereka juga memanfaatkan momentum, atau justru menggunakan keunikan untuk berhasil?

adit said...

gmn mo bisa bersaing, wong barusan ada tulisan ini

Temanster sedang dalam proses Maintenance.

Silahkan kunjungi situs di bawah ini:
WebGaul | Cari Uang di Internet | Sohib

adam endvy said...

Cuma maw kasih taw... sebenernya masih banyak situs pertemanan karya lokal. salah satunya www.romaninlove.com, situs tersebut masih baru aja online sih tp maklum ajach lah klo member masih sedikit dibanding situs pertemanan yang lain. tapi kontenx cukup menarik loch...

kombes.com said...

satu lagi situs pertemanan indonesia : http://www.kombes.com

Otofriends said...

Situs pertemanan Indonesia yang punya fitur komplit ^^ :
htt://www.otofriends.com

yourbodysecrets.blogspot.com said...

hai,aku mau kasih informasi ada sebuah situs sosial di mana kamu bisa mendapatkan bayaran jika kamu merefensikan kepada temanmu dan juga kamu bisa mendapatkan kartu kredit payoneer secara gratis untuk menarik pembayaran kamu dan juga kartu ini sangat bermanfaat bagi kamu yang menjalankan bisnis online dan kamu bisa mengambil uang dari pyoneer menggunakan ATM di di mana saja yang berlogo mastercard di friendfinder.com

derbynadia said...

www.derbynadia.com
Mari teman teman semua bergabung dengan situs pertemanan ini. Situs pertemanan global untuk seluruh dunia. Bersama teman teman dari seluruh dunia. Jangan lupa memakai browsing firefox 3.6.13 terbaru. Lebih kompatibel.........

derbynadia.com said...

www.derbynadia.com
Derbynadia adalah situs pertemanan global dibuat oleh anak anak muda Indonesia. Yang ditujukan untuk seluruh dunia. Online/ launching bulan November 2010. Dengan member sudah mencapai puluhan ribu. Dalam dan luar negeri. Dan saat ini penambahan fitur2 baru mulai dikerjakan.