Softex rupanya benar2 all out untuk fight merebut kembali tahta penguasa sanitary napkins, mengingat brand Softex sempat menjadi brand generik untuk sanitary napkins. Pergerakannya mulai dari pemilihan 3 D'girlz Softex dengan masing2 gadis merupakan representasi karakter target konsumennya (tentu saja inline dengan variannya), bikin basket ke sekolah2, sponsor konser musik, dan juga ADA band dengan lagunya. Mereka bahkan juga buat film bioskop dengan judul "D'girlz begins" dengan bintang 3 D'Girlz Softex.
Langkah Softex memang benar all out, selain salah satu faktornya adalah hadirnya pak Rudolf Tjandra yang bekas orang Sampoerna dan membawa marketing style dari rokok ke Softex, juga adalah faktor willingness dari brand owner untuk mau mengucurkan dana yang ruar biasa besar.Mungkin para ownernya juga sudah sadar bahwa untuk pengguna sanitary napkins yang sudah dewasa memang sulit digeser dari brand kepercayaannya serta Softex sudah cukup kuat awarenessnya di kalangan konsumen dewasa , makanya Softex gempur habis2 an di segmen teen yang diharapkan akan menjadi konsumen loyal. Soalnya di teen sepertinya goyangan Kotex juga cukup kuat,setelah melakukan pemilihan Cwex Kotex,para pemenangnya di 3 kota terus menerus diajak untuk melakukan kegiatan BTL, dengar2 pelan2 market sharenya juga naik. Laurier - sang market leader- sepertinya juga sempat bereaksi dengan bikin semacam pemilihan icon, tapi gaungnya seperti tertelan oleh sepak terjang Softex dan Kotex.
any komen...
posted by : andrias ekoyuono ( andri )
Baca artikel ini selengkapnya ...