Numpang Iklan di Acara Pernikahan

Thursday, May 17, 2007

Kemarin (16/05) ada acara pernikahan artis Sultan Djorghi dan Annisa Tri Hapsari. Akad nikah berlangsung di Mesjid Dian Al-Mahri Depok yang lebih dikenal sebagai Mesjid Kubah Emas, serta resepsinya berlangsung di Hotel Grand Kemang Jakarta.

Seperti laiknya pernikahan selebritis, acara tersebut di ekspos oleh banyak media terutama oleh infotainment. Dengan banyaknya eksposure dari media, tentu merupakan peluang emas untuk memperoleh publikasi bagi brand dan produk. Kabarnya pernikahan Sultan-Annisa itu didukung oleh 23 sponsor. Placement yang paling menonjol adalah penempatan logo sponsor di baliho dan backdrope/background tempat pengantin dan para tamu berbicara dengan jurnalis, tentu saja kesempatan itu juga dimanfaatkan oleh para jurnalis untuk mengambil gambar pengantin dan juga para tamu yang notabene juga selebritis. Disitu terlihat ada 2 backdrope, namun yang paling menonjol adalah backdrope dengan logo dan tulisan besar Hotel Grand Kemang.

Dalam hari Kamis (17/05) ini saja, semua infotainment menampilkan berita pernikahan itu lengkap dengan gambar wawancara dan gambar-gambar ala red carpet di Hotel Grand Kemang ,tentu saja dengan gambar logo dan tulisan Hotel Grand Kemang sebagai backgroundnya. Bisa dibayangkan, begitu besar eksposure yang didapat oleh Hotel Grand Kemang, dan memang itulah yang diingikan oleh marketer dan juga pemilik brand.

Di Amerika Serikat pernah juga terjadi acara pernikahan yang juga dipenuhi oleh sponsor. Pernikahan antara Caroline Fisher (Sales Manager sebuah stasiun radio di Long Island) dan Dave Kerpen (seorang konsultan marketing) yang berlangsung pada 8 Juli 2006 di Stadion KeySpan Park, kandang dari klub bisbol Brooklyn Cyclones. Pernikahan tersebut dihadiri oleh 500 tamu dan lebih dari 8000 orang fans bisbol. Biaya pernikahan sebesar $100,000 itu sebagian besar dipenuhi lewat sponsorship yang terdiri dari toko perhiasan, penyedia bunga, penyedia baju pengantin, perusaaan roti, mall, event planner, dan lain-lain. Dan nyatanya pernikahan tersebut memang menjadi berita besar.

Di tengah makin sulitnya iklan dalam mendapatkan perhatian pemirsa, pemilihan sponsorship pernikahan artis merupakan salah satu pilihan menarik asal bisa dikemas dengan tepat. Kerjasama sponsorship itu juga menguntungkan bagi pasangan pengantin, karena ternyata acara pernikahan bisa menghasilkan bekal tambahan untuk tabungan pasangan pengantin.


Posted by Andrias Ekoyuono ( andri )

Picture taken from here

8 comments:

venus said...

mutualisme, mas. sama2 diuntungkan, ya toh???

Franx Budi said...

Tapi bagus kok iklan nya gak ketahuan banget..salam kenal mas

Anjar Priandoyo said...

kalau saya dulu sponsornya dari kantornya istri :P hehehe

Kang Asep said...

Sponsornya tidak beriklan: orangtua dan sahabat, hehehe...

andri said...

#venus
iya mbok, sama-sama diuntungkan, pengantinnya juga sama2 enak

#franx budi
itulah yang harus diusahakan oleh pengiklan

#anjar priandoyo
itulah kalo menikah dengan orang yang punya kantor :-D

#kang asep
ada juga bos, KUA juga sponsor

edratna said...

Hmm...ide yang bagus.....tapi biasanya pengiklan melihat siapa yang akan hadir, sehingga nanti produknya akan dikenal.

Mesti mikir-mikir nih...kalau mau mantu harus bisa cari sponsor

andri said...

#edratna
lagi cari mantu ya bu ? ehem ehem :-)

Kang Kombor said...

Umm... kasihan orang yang datang jauh-jah dari daerah tidak bisa masuk kompleks masjid waktu pasangan itu menikah. Apa mesjid itu merupakan masjid komersil ya?