Ahmad Dhani juga Seorang Marketer

Monday, April 16, 2007

Lagu “Virus Cinta” dari Dewi-Dewi cukup akrab di telinga kita dalam berberapa saat terakhir. Lagu itu menjadi jingle salah satu iklan produk elektronik “Sharp” yang belakangan sangat intensif di putar di TV. Belive it or not, album Dewi-Dewi bahkan belum beredar ! Namun pemutaran lagu itu di televisi sangat efektif untuk memperkenalkan lagu dan grup musik baru tersebut. Tentu saja hal itu adalah keuntungan juga bagi awaraness produk Sharp .

Dewi-Dewi adalah grup bentukan Ahmad Dhani. Sejak awal Ahmad Dhani sudah memiliki konsep untuk membentuk grup dengan personel cewek-cewek yang enak dinikmati suaranya dan juga penampilannya. Sejak awal dia telah menyiapkan materi lagu dan konsep penampilan grup itu, baru kemudian Ahmad Dhani dan manajemennya (serta personel Dewa19 yang lain) melakukan audisi terbuka yang bekerja sama dengan SCTV serta StarMild untuk mencari personelnya. Sehingga bisa dibilang bahwa Dewi-Dewi merupakan karya Ahmad Dhani dan manajemennya. Hasilnya bisa dibilang bagus karena brand Dewi-Dewi telah menghasilkan pemasukan lewat iklan dan sponsorship, bahkan ketika personelnya belum ada !

Ahmad Dhani boleh dibilang adalah salah satu dari sedikit seniman musik yang mengerti pasar secara sesungguhnya. Dia tidak memaksakan jenis lagu favoritnya bagi sang penyanyi, tetapi mampu menyesuaikan antara lagu, selera pasar, karakter suara, penampilan, dan konsep pendukungnya bagi sang penyanyi. Artinya dia bukan sekedar menciptakan lagu yang bagus, tapi mampu membaca potensi dari para penyanyi serta menciptakan positioning baru dengan segala atributnya bagi mereka. Reza adalah salah satu penyanyi yang “dibesarkan” oleh Dhani. Pada album pertama Reza, Dhani meminta Reza untuk mengoptimalkan suara rendahnya -yang sebelumnya jarang dipakai- serta mempositioningkan Reza sebagai penyanyi dengan sentuhan R&B dan kesan sexy lewat suara dan penampilannya. Hasilnya album perdana Reza sukses besar. Kesuksesan juga terjadi pada album perdana Tere, Ahmad Band, duet Reza-Masaki Ueda, dan lagu-lagu hits dari penyanyi lain. Uniknya, lagu-lagu hits itu boleh dibilang tidak memiliki karakter yang sama, namun lagunyalah yang disesuaikan dengan para penyanyinya.

Dhani pula yang kabarnya berada dibalik kesuksesan Ratu melakukan repositioning sehingga menciptakan pasar yang lebih luas di album keduanya. Dewa 19 juga merupakan satu dari sedikit grup band era 90-an (selain Slank) yang masih terus menciptakan hits sampai sekarang dan albumnya masih terus menerus laku diatas ratusan ribu copy. Dewa 19 memang bertahan dengan evolusi musik maupun penampilan seiring dengan perubahan (terutama) vokalisnya. Segala kontroversi yang sengaja maupun tidak sengaja diciptakan Dhani membuat namanya juga terus menerus menjadi berita di media, selain ada efek negatifnya tetapi bad publicity is also a publicity, hahaha.

Dari uraian itu bisa dilihat bahwa musisi dan seniman pun perlu menjadi seorang marketer untuk dapat meraih dan mempertahankan kesuksesan.

What do you think ?

posted by andrias ekoyuono ( andri )
picture taken from here

7 comments:

suryo said...

Ahmad Dhani seorang marketer, memang cukup jelas terlihat..

Sebagai seorang seniman (artist/ musician), apakah memang seniman harus mengikuti pasar? sejauh mana idealisme dan kejujuran ekspresi yang diharapkan ada pada dunia seni dibolehkan mengikuti pasar?

firman firdaus said...

ya jelas. setiap kegiatan yang melibatkan pasar, pasti butuh pemasar/pemasaran. artis juga butuh pasar (pendengar, penggemar). dan yang paling efektif menjadi pemasar adalah sang artis sendiri yang sering terpapar media.

Arya said...

memang sulit mempertemukan pasar dgn idealisme. ada beberapa yang berhasil, tapi banyak pula yang gagal.
saya pikir, dani itu salah satu yang cukup sukses memadukan selera pasar dgn idealisme bermusiknya.

andri said...

#suryo
yang paling ideal adalah yang bisa tetap mempertahankan idealisme namun diterima pasar, sehingga senimannya sendiri tetap bisa hidup

#firman firdaus
setuju !

#arya
idem mas !

wakhid makhmud said...

Memang dari dulu saya lihat dhani adalah sedikit dari artist indonesia yang berjiwa marketing ( ect: Iwan fals, slank)!. Dia mampu mengkombinasikan bukan hanya lagunya yang enak didengar (audio), tapi juga aspek visual dengan logo dewanya dan maintaince terhadap penggemarnya.

Mau sukses dipasar ? pertimbangkan kurva lonceng, mau idealis dengan ceruk pasar sedikit, atau sedikit kompromi dengan pangsa pasar yang luas ?

monggo ....

burung hot said...

jangan lupa, maia ahmad juga marketer andal krn bisa gaet bos trans tv :D

chord said...

wah..baru tahu aq..btw tukeran link yuk...diblogku yg inisama yg ini ya kang..makasih sebelumnya..